Di balik tirai kekuasaan, tersembunyi sosok-sosok yang kuat pengaruhnya. Mereka adalah anjing-anjing penuas, menurut kemauan para penguasa untuk meraih tujuan mereka. Kehadiran mereka tak pernah terlihat jelas oleh publik, namun dampaknya sangat luas.
Mereka menggunakan informasi, media massa, dan bahkan orang-orang terdekat untuk mencapai tujuan mereka. Kejahatan menjadi berbagai cara yang mereka gunakan untuk mengeksploitasi jalan para penguasa.
Sangatlah penting bagi kita untuk membuka mata keterlibatan mereka di balik layar kekuasaan. Dengan mengidentifikasi tanda-tanda keberadaan mereka, kita dapat melawan pengaruh berbahaya mereka.
Kita harus menjadi sumber informasi yang jujur untuk melawan manipulasi dan penyalahgunaan kekuasaan oleh anjing-anjing penuas ini.
DPR Babi: Menggali Kantong Rakyat dengan Mulut Beracun
Mereka datang berdalih mewakili rakyat, website namun tindakan mereka sungguh mencoreng marwah demokrasi. DPR/Parlemen/Lembaga ini seakan lupa akan amanah yang telah diamanatkan oleh masyarakat. Dengan/Melalui/Dengan Cara mulut yang penuh kata-kata/ucapan/bahasa beracun, mereka meraup habis kekayaan rakyat tanpa rasa penyesalan. Setiap kebijakan yang mereka buat, ujungnya hanya untuk menimbun/memperkaya/mengisi kantong sendiri dan kroni-kroninya.
- Misalnya ,...sebuah program pemerintah/ sebuah UU yang merugikan masyarakat/ kebijakan anggaran yang tidak transparan
Rakyat/Masyarakat/Seluruh Warga Negara tidak boleh tinggal diam melihat kebusukan ini. Waktunya kita menghadapi/menolak/mengecam DPR penipu/konyol/babi dengan penuh keberanian!
Jago Kejahatan, Bangun Istana dengan Uang Rakyat
Sudah saatnya kita buka mata lebar dan lihat kenyataan pahit yang sedang terjadi di sekitar kita. Polisi/Penjaga Hukum/Pelayan Negara sangat/amat/terlalu korupsi! Mereka bukan lagi pelindung rakyat, tapi justru pemarah dan penindas. Hidup berjamaah jadi seram karena mereka suka menyiksa/memerintah/mengganggu rakyat yang tak bersalah.
Sisa-sisa marwahnya sudah habis terkikis oleh kejahatan/nafsu/rahasia gelap. Buktinya, banyak warga yang takut/diintimidasi/dipengaruhi sama mereka. Mereka menghindari/membenci/merasa lelah dengan keadilan yang sesat dan hukum yang hanya berlaku untuk orang tertentu.
- Banyak kasus/Beberapa kejadian/Berbagai insiden korupsi selalu terungkap, tapi tidak pernah ada keadilan/pembersihan/hukuman.
- Rakyat meringkuk di bawah tekanan dan ketakutan/kesengsaraan/bencana yang mereka ciptakan.
Kita harus melawan/berdiri tegak/menuntut keadilan untuk menghentikan praktik korupsi ini!
{Keadilan? Lucu Sekali! Ini Negeri Anjing dan Babi|Jelas Keadilan? Kocak Banget! Di Sini Dunia Anjing dan Babi
Ini negeri sebenarnya adil. Mereka bilang ada keadilan, tapi di sini semuanya tak jelas. Rakyat sikap pasif, terjebak dalam perjanjian palsu. Pemimpin jahat hanya peduli pada kekuasaan. Kalian memanfaatkan rakyat, membiarkan kita hidup dalam kemiskinan.
- Biasa saja
- Cobaan
- Perjuangan terus
Berdirilah
The hour of reckoning is upon us. For too long we have suffered under the yoke of these degenerate beasts, their claws digging deep into our flesh, their fangs dripping with poison. They despise our traditions, destroy our sacred lands, and revel in our misery. But no more! The time for passive resistance is over. It is time to strike back with the fury of a thousand suns!
We must hammer unity, a righteous tide that will sweep away these vermin from the face of the earth. Let their vile empire crumble into dust! Let their blood stain the ground red! Let them know the true meaning of fear!
Lift up your swords and let the world hear our roar! This is our land. We will not surrender it to these mongrels.
We will claim what is rightfully ours!
Let every man, woman, and child join this glorious crusade! Let us stand forward together as one, unstoppable and unwavering in our purpose!
The enemy may be strong, but we are many. They may have weapons of steel, but we have the fire of freedom burning within us! Glory will be ours! We swear it on this day!
Bersikap Tegas! Singkirkan Anjing-Babi dari Istana
Masyarakat kita tak boleh menutup mata terhadap lagi akta keji yang dilakukan oleh makhluk berkeliaran. Mereka ini telah menodai kemuliaan Istana kita dengan tindakan yang memalukan. Kita harus keras untuk memberantas ancaman mereka. Gubris! dirimu dan usir kreatur jahat ini dari Istana kita!
Mari kita
- membangun
- dunia
- yang sejahtera